GERAKAN CINTA LINGKUNGAN MTs NEGERI WONOSOBO

Kampanye Gerakan Cinta Lingkungan MTs N Wonosobo.

Laju kerusakan hutan masih lebih cepat dibandingkan dengan laju pemulihannya. Kerusakan hutan sekitar 1,1 juta hektar per-tahun di Indonesia, sedangkan kemampuan pemulihan lahan yang telah rusak hanya sekitar 0,5 juta hektar per-tahun atau laju kerusakan hutan adalah sekitar 2 persen per tahun. Kondisi ini mengakibatkan masih terjadinya kerusakan lingkungan dan hampir seluruhnya menjadi bencana di berbagai pelosok Indonesia.

Pada tingkat lokal, Wonosobo secara topografi terletak di daerah pegunungan (dataran tinggi), dimana terdapat hutan lindung seluas ± 18.880 hektar (data tahun 1997). Sejak tahun 1998 sampai tahun 2003 Kabupaten Wonosobo mengalami deforestasi (pengalih fungsian hutan) sebesar kurang lebih 1000 hektar per tahun. Jika itu yang terus terjadi, maka diperkirakan tidak sampai 20 tahun hutan di Kabupaten Wonosobo akan habis! Dampak negatifnya jelas. Banjir dan longsor, dan percepatan perubahan iklim yang mengundang bermacam penyakit. Penurunan kesuburan tanah juga akan terjadi karena penggunaan bahan-bahan kimia (obat-obatan serta pupuk anorganik) secara over dosis. 
Mengumpulkan Seribu Tanda Tangan Gerakan Cinta Lingkungan
Oleh sebab itu, GERAKAN CINTA LINGKUNGAN HIDUP MTs NEGERI WONOSOBO mengajak masyarakat Wonosobo dan sekitarnya untuk: 1) Menjaga bumi dari kerusakan tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. 2) STOP membuang sampah di sungai! 3) Hijaukan kembali hutan dan lingkungan sekitar dengan penanaman pohon. Jika bukan kita yang menjaga bumi, lalu siapa lagi?
Berkebun di lingkungan sekolah

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »