Bahaya Makanan Haram (8G-kelompok 2)

tugas dan karya siswa tinta guru

Oleh Bambang Setiawan DKK

Kelas 8G – Kelompok 2

 

 

 

 

 

 

 

1. Pendahuluan

Makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari harus bermanfaat dan halal.

Masyarakat tercinta telah kita ketahui bahwasanya saat ini kita perlu lebih jeli dalam memilih makanan, pada kesempatan kali ini kami segenap “panda wagangsal” akan menguraikan sedikit pembahasan mengenai ”bahaya makanan haram”

  1. Pembahasan

Bahwa sanya makanan haram itu banyak madaratnya daripada manfaaatnya ,oleh karena itu kita sebagai umat islam harus bisa memilih antara makanan yang halal dan makanan yang haram.

Dari pembahasan di atas kitabisa lebih memantapkan iman kita untuk tidak memakan makanan yang haram karena bahaya makanan yang haram telah jelas diterangkan oleh Allah swt dalam firmannya…..

كُلُوْا مِنْ طَيِّبَتِ مَا رَ زَقْنَكُمْ مِّنْ عَدُ وِّ كُمْ وَو عَدْ نكُمْ جَا نِبَ ا لطُّوْ رِالْاَيْمَنَ ونَزَّ لْنَا عَلَيْكُمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوى.

Artinya

Makanlah diantara rezeki yang baik (bergizi) yang telah kami berikan kepadamu,dan janganlah melampui batas (rakus) yang menyebabkan kemurkaan-Ku (sakit), maka sesungguhnya binasalah ia (QS; Thaha/20:81)

  keterangan : Daging babi adalah salah satu makanan yang di haramkan oleh islam.

Akibat dari mengkonsumsi makanan haram dapat mendatangkan mudarat (kerusakan) terhadap jiwa, raga, akal, akhlak dan aqidah. Dari segi medis, sudah jelas bahwa makanan yang diharamkan oleh islam mengandung beberapa zat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Misalnya seseorang memakan daging yang busuk / bangkai dan hokum asal bangkai adalah haram, pada daging bangkai tersebut terdapat bibit-bibit penyakit yang bisa berakibat buruk bagi yang mengkonsumsinya

Hal diatas telah Allah tegaskan dalam firman-Nya………

....وَ يُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبتِ وَيُحَرِّ مُ عَلَيْهِمُ الْخَبَئِثَ....

Artinya

“dan allah menghalalkan bagi mereka segala yang baik, dan mengharamkan bagi mereka yang buruk-buruk dan keji)Al  A’raaf : 157)

  • Pentingnya makanan yang halal dan bahaya makanan yang haram

Permasalahan halal dan haram sangat penting sebab hal ini juga terkait dengan amal saleh dan ibadah. Di dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Muslim dan yang lainnya, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya, Allah ta'ala itu baik, tidak menerima kecuali yang baik, dan bahwa Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin dengan perintah yang disampaikan-Nya kepada para rasul dalam firman-Nya, 'Wahai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal saleh! Sesungguhnya, Aku Maha mengetahui segala perbuatan yang kamu kerjakan.' (Q.S. Al-Mu'minun:51)

Allah pun berfirman (yang artinya), 'Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu.' (Q.S. Al-Baqarah:172)

Kemudian, beliau menyebutkan seorang laki-laki kusut seperti debu yang mengulurkan kedua tangannya ke langit sambil berdoa, 'Wahai Rabbku, wahai Rabbku ....' Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, ia kenyang dengan makanan yang haram, maka bagaimana mungkin permohonan orang tersebut dikabulkan?" [1]

Hadis tersebut menjelaskan bahwa makanan yang dimakan seseorang mempengaruhi diterima dan tidaknya suatu amal saleh. Ibnu Rajab berkata, "Hadis ini menunjukkan bahwa amal tidak diterima dan tidak suci, kecuali dengan memakan makanan yang halal. Adapun memakan makanan yang haram, itu dapat merusak amal dan membuatnya tidak diterima." [2]

  1. Kesimpulan

Makanan yang kita konsumsi setiap hari belum tentu halal jadi kita harus jeli memilih makanan dan minuman.

DaftarPustaka:

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »