Belajar, Jangan Pernah Takut Salah!


Saya mulai tulisan ini dengan bertanya: Jika disuruh belajar menggunakan handphone, siapakah yang lebih cepat bisa menguasai, anak-anak atau kakek-kakek? Dan anda pun saya percaya akan menjawabnya, anak-anak. Lalu saya bertanya lagi, kenapa? Maka anda mulai berpikir lebih giat lagi…

Sekali lagi, kenapa? Tidak lain adalah karena anak-anak tidak takut salah dalam belajar. Sementara kakek-kakek kebalikannya, takut kalau hanphonenya rusak kalau sampai salah menekan tombol.

Soal salah, sebenarnya sudah menjadi sifat dasar manusia. Hal ini sudah ketahui bersama lewat sabda Rasulullah Saw: Al-insanu ma’alul khata wa nisyan. Manusia tempatnya salah dan lupa. Dengan dimilikinya sifat dasar manusia ini, apakah kemudian Tuhan akan memaklumi setiap kesalahan kita? Tentu saja tidak.

Dalam hal menuntut ilmu, dalam soal belajar, kesalahan adalah suatu hal yang sangat wajar. Menjawab soal salah, wajar. Membaca doa salah, wajar. Meski kita tidak pernah salah memasukkan makanan ke mulut meskipun dalam keadaan lampu mati, hehe. Tidak seadar becanda. Hal terakhir tersebut juga ada maksudnya. Bahwa dulu, sewaktu bayi kita kerap tidak pas memasukkan jari-jemari ke lubang mulut, tapi karena saking terbiasa, kita menjadi hafal.

Demikian pula ketika kita belajar berhitung, membaca, shalat, dan lain sebagainya. Kita mengalami kesalahan demi kesalahan. Sampai kemudian kita tahu dan tidak melakukan kesahalan lagi. Kita boleh salah, karena dengan tahu kesalahan kita menjadi tahu kebenaran. 

sumber gambar: facebook.com/citrabusanaindonesia

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »